Setelah tiga hari tidak merokok, maka nikotin tidak terdeteksi lagi dalam darah, indra penciuman kembali normal, dan anda bisa bernapas lebih lega. Dalam waktu 2 sampai 12 minggu setelah benar-benar berhenti merokok, sirkulasi di berbagai bagian tubuh anda akan berangsur membaik.

Setelah itu, tubuh akan terasa lebih fit dan bugar. Berniat berhenti merokok, tapi tak kunjung berhasil, coba cara ini!

1. Mulailah meredam keinginan merokok. Hasrat yang kuat (lamanya 2-3 menit) umumnya timbul beberapa jam setelah anda menghabiskan rokok terakhir. Memang, dorongan itu hanya sebentar, tapi detik-detik itu merupakan kunci untuk bisa berhenti merokok.

Cobalah melakukan suatu kegiatan untuk menghilangkan keinginan tersebut, misalnya menarik napas panjang, berdirilah dan berjalan sebentar, rentangkan tangan, minum segelas air putih atau jus buah.

2. Cabai bisa meredam keinginan merokok. Sebenarnya, tidak ada jenis makanan yang dapat menghentikan kebiasaan merokok begitu saja. Tapi, jika untuk mengalihkan pikiran anda dari merokok, makanan pedas layak dicoba.

3. Bila ingin berhenti merokok, berhentilah total. Jangan mengurangi jumlah batangnya atau mengganti dengan rokok yang lebih ringan nikotinnya (mild). Karena, penggantian itu membuat anda mengisap rokok mild tadi lebih dalam lagi, dan menyerap lebih banyak nikotin ke dalam paru-paru.

4. Jangan memaksakan berhenti merokok di saat liburan, sebab akan membuat hidup anda semakin berat kala memulai lagi ke aktivitas rutin. Sebaiknya, mulailah berhenti merokok di hari kerja.

5. Sebelum mendapat haid, sebaiknya anda jangan berhenti merokok. Soalnya, bila anda sering mengalami kram perut atau moody, keinginan untuk mengisap rokok malah semakin besar.

6. Minta pasangan, teman, dan keluarga anda untuk tidak merokok di sekitar anda. Katakan, itu merupakan salah satu bentuk dukungan mereka agar anda bisa berhenti merokok. [waspada]