TUGAS BAHASA INDONESIA
DRAMA
SALAH PAHAM
 










DISUSUN OLEH :
1.       BAYU                                             (07)
2.       UMINATUN SHOLIKAH          (31)
3.       USWATUN NURJANAH          (32)



SMP 4 NGAWEN
TAHUN 2011/2012
Pada saat jam istirahat semua kelas IX B tidak ada didalam kelas, kecuali seorang perempuan. Pada saat itu dia di kelas sendirian sedang belajar kemudian seorang lelaki menghampirinya.

Andre   : “Hai Ka, sedang apa kamu?”
Ika          :”eh…. Kamu Ndre, ini lagi membaca buku”
Andre   :” kenapa kok tumben kamu gak ikut ke kantin sama temen-temen (sambil memasukkan dompet Auliya ke dalam tas Ika)
Ika          :”iya lagi males aja, kamu sendiri kok gax ikutan sama cowok-cowok!
Andre   :”iya nih… tadi aku ditinggal, sial banget”.
Ika          :”  ya ampun,,,,!!”
Andre   :”kenapa Ka?”
Ika          :Aku lupa belum mengerjakan tugas Bahasa Indonesia”.
Andre   : tumben kamu belum mengerjakan ? biasanya kan kamu rajin sekali ( mampus lu emang enak dalam hatinya).
Ika          :” iya nih soalnya tadi malam tempatku mati lampu, kalau boleh aku minjam dong pekerjaanmu”.
Andre   : “enak aja,…..’’.
Ika          : ‘’plis Ndre tolong aku, supaya aku nanti nggak di hukum Bu Santi’’.
Andre   :’’ Biarin emang gue pikirin’’. (meninggalkan Ika).
Tiba-tiba bel tanda masuk kelas telah di bunyikan semua siswa segera masuk kelas kebetulan setelah istirahat itu jamnya Bu Santi .
Ika          : ‘’ya kamu udah mengerkan tugas belum”?
Auliya   : ‘’udah dong kan aku anak rajin,he he he. emang kenapa?’’
Ika          : ‘’aku boleh gak minjam tugasmu , aku belum mengerjakan ,
 soalnya tempatku tadi malam mati lumpu, pliiissss”,,,,
Auliya   :” boleh dong kamu kan sahabatku yang baik .”(menyerahkan buku kepada Ika)
Ika          :” kamu sahabatku yang baik dech.”
Auliya   :”iya,,,, udah kerjakan dulu sebelum buguru kesini.”’
Andre   :”ihh,,, Liya bego banget sih kamu maunya dipinjami oleh Ika”.(pelan-pelan di dekat auliya).
Auliya   :” emangnya kenapa, sirik lo”.(membantah).
Andre   : “kalau aku yang pinjem pasti gak boleh.”
Auliya   : “ya jelas lah ,,,,, enak aja , ntar kesenengan kamu.”
Andre   :” iya-iya gitu aja marah.”
Auliya   : “alah bisa diem nggak sihh lo”!!
Andre   : “ihh galak bener.”
Auliya   : “baru tau ya kalau aku galak.”( membentak Andre).
Andre   : “udah diem Liya, gak usah bertengkar kita kan friend.”
Ika          : “ini ya dah selesai , makasih ya kamu emang temanku yang paling baik.”
Auliya   :” iya sama-sama kita kan harus saling menolong.”
Tiba-tiba jam istirahat ke-2 telah berbunyi. Guru pengampu sudah keluar dan murid-murid juga keluar Auliya mencari dompetnya.
Ika          : “ada apa ya kok kayaknya kamu ge gelisah banget ?”
Auliya   :” aduh gimana nih dompetku gak ada. “
Ika          :” alah nanti kamu lupa yang naruh pati.”
Auliya   : enngak aku nggak mungkin lupa, tadi aku inget setelah aku mengambil uang untuk jajan tadi langsung aku masukkan kedalam tas.
Tiba-tiba andre memotong pembicaraan mereka dengan lagak sok tau.
Andre   :” aku tau siapa yang mencuri dompetku.”
Auliya   :”emangnya siapa ndre?”
Andre   :”Dia adalah sahabatmu sendiri  yang bernama ika.”
Ika          :”apa lubilang gue yang mencuri  dompetnya auliya.ya nggak munkinlah,jangan asal ngomong  sembarangan lo mau gue gampar loh.”(dengan muka kesal).
Auliya   :”kamu jangan asal nuduh orang.”(dengan muka marah).
Andre   :”ya mana ada maling ngaku, ntar kalau ngaku dikroyok orang lah.”
Ika          :”bisa diem gak.”
Andre   :”siapa lagi kalau bukan dia pelakunya tadi kan waktu istirahat hanya dia yang berada didalam kelas,coba aja kita geledah tasnya.”
Auliya   :”maafkan aku ka.Aku harus menggledah tasmu untuk membuktikan omong kosongnya Andre.”
Ika          : “ya sudah lah nggak apa apa.
Ika dan beberapa lama kemudian dompet auliya ditemukan di tasnya Ika.”
Andre   :”tuh kan apa gue bilang, auliya si miskin itu.pencurinya.”(mampus lo emangenak gue kerjain dalam hatinya)
Ika          :”ngak-ngak ini gak mungkin, liya aku gak tahu kenapa dompetmu bisa ada di tasku. “(memegang tangan Liya).
Andre   :”udah ngaku aja.”
Aulya    : “ka kenapa kau tega mengambil dompetku kalau kamu butuh uang kan tinggal bilang saja sama aku.”
Ika          :” tapi ya…. Aku benar gak tau apa-apa, kenapa dompetmu bisa ada di tasku. “(menangis)
Auliya   : “mulai saat ini aku gak mau jadi sahabatmu.”(melepaskan tangan Ika dan langsung meninggalkan mereka berdua).
Andre   : “dasar sudah dikasih hati malah minta jantung.”
Ika          :”ya Alloh , cobaan apa lagi yang kau berikan pada persahabatan kami, apa salah kami ,sehingga kau memberi cobaan ini, ya Alloh kembalikankah persahabatan kami seperti dulu lagi ya Aloh.”

                Beberapa saat kemudian bel pulang berbunyi, Auliya pulang sendiri tanpa Ika, di perjalanan pulang Auliya menerima telefon dari papanya yang berada di luar negeri  … kriingg…. Kriinnggg
Auliya   : “hallo,, assalamu’alaikum, ada apa pa kok tumben telfon aku.”
Papa      :”wa’alaikumussalam, ya papa mau kasih kabar kamu, semelumnya maafkan papa, perusahaan papa disini bangkrut.”
Auliya   : “apa pa, bangkrut, kok bisa?”
Papa      :”proyek yang papa buat mengalami rugi yang sangat besar jadi papa harus menjual perusahaan papa untuk membayar ganti rugi.”
Auliya   :” jadi kita jatuh miskin pa?”
Papa      :” begitulah ceritanya , besok papa dan mama akan pulang ke indonesia dan kita harus cari kontrakan rumah , karena rumah kita akan disegel bank.”

                Tiba-tiba Auliya memutuskan telefon dengan rasa tak percaya.

Auliya   :”ini nggak mungkin” (membanting hpnya)

                Pada saat auliya berjalan ada sebuah motor dan menyerempet Auliya untungnya Auliya tidak apa-apa pengendara motor dari motornya.

Andre   :” kamu gakpapa kan Auliya?”
Auliya   : “andre……..” (kaget)
Andre   :” iya maafkan aku , aku nggak sengaja.”
Auliya   : “makanya kalau naik motor itu jangan kenceng-kenceng.”
Andre   : “ya maafkan aku ya aku mau ngomong sesuatu sama kamu tentang masalah tadi di kelas .”
Auliya   : “Emangnya ada apa Ndre?”
Andre   : “sebenarnya yang mencuri dompet kamu itu bukan Ika tapi aku, aku sengaja menaruh dompetmu di dalam tas Ika.”
Auliya   :” apa…!!!”
Andre   : “aku iri dengan persahabatanmu yang sangat erat makanya itu aku mencoba untuk merusak persahanatanmu. Sekali lagi aku minta maaf.”
Auliya   : “jadi bukan Ika yang mencuri dompetku.”
Andre   :”bukan , sekali lagi aku minta maaf.”
Auliya   :”kalau begitu kamu juga harus minta maaf kepada Ika, ayo kita kerumah Ika.”

               


Andre dan Auliya menuju ke rumah Ika. Beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah Ika.

Auliya   : “assalamu’alaikum.”. (mengetuk pintu).
Ika          : “wa’alaikumussalam.. siapa ya (menuju pintu untuk membuka pintu).  Liyaaa…..!!!
                Liya, Andre, ada apa kalian kesini ?”
Andre   : “ini Ka. . . aku minta maaf .”
Ika          :”minta maaf apa ?”
Auliya   :” Ika, Andre kesini ingin minta maaf kepadamu. Ternyata yang mencuri dompetku itu bukan kamu , tapi Andre, Andre sengaja menaruh dompetku di dalam tasku , karena Dia tidak ingin dengan persahabatan kita” (tersenyum)
Ika          : “apa….” (kaget).
Andre   :” iya ka maafin aku ya..”
Ika          :” jadi kita bisa bersatu lagi dong.. hasyek terima kasih ya Alloh.”
Auliya   : “persahabatan kita akan selalu abadi sepanjang masa.”
Ika          : “sampai akhir hayat menjemput kita , persahabatan kita akan tetap bersatu.”

                Akhirnya persahabatan mereka bersatu kembali dan tidak ada yang memisahkan mereka sampai akhir hayat menjemput.