1. Berdoalah pada Allah SWT

Ada teori dari seorang Mahasiswa Teknik sipil ITB yang mengatakan, “sukses adalah 99% usaha/ikhtiar dan 1 % doa“. Banyak contoh kalau 1% doa terkadang jauh lebih menentukan daripada 99% usaha. Terkadang memang benar jika kita sudah berusaha mati-matian (99% sudah terpenuhi). Tapi karena kurang doa, akhirnya Allah tidak memberi izin kita lulus. Tapi jangan pernah berharap lulus kalau kita tidak kerja keras belajar (99% tidak terpenuhi), dan hanya berdoa siang dan malam. Cara ini juga tidak akan membuat kita lulus. Jadi 99% usaha / ikhtiar mesti dilakukan dan 1 % doa juga harus dilakukan. Tugas kita di dunia ini hanyalah berusaha, hasil ada ditangan Allah semata. Untuk itu dengan segala kerendahan diri dan hati di hadapan-Nya, kita panjatkan doa agar diberi kelulusan, kesehatan dan kemudahan dalam menghadapi ujian nanti. Tuhan Mahatahu dan tentu akan mendengarkan dan mengabulkan doa hamba-hambanya.
2. Hadapilah ujian dengan tenang

Hadapilah ujian ini dengan sikap yang tenang. Tidak perlu panik dan stress, semua orang pasti pernah melaluinya. Panik dan stress hanya akan membuat konsentrasi kita menjadi kacau. Ingat, tugas kita hanya berusaha. Jika kita sudah belajar dengan rajin dan tekun, biasanya membuat diri kita menjadi lebih tenang. Jika masih bingung mintalah nasehat kepada kakak kelas yang sudah sukses melewati ujian tersebut. Saran-saran mereka bisa membantu kita untuk lebih tenang.
3. Kenali dirimu, kenali kekuatan, kelemahan dirimu dan medan pertempuran.

Kenali kelebihan dan kekurangan dirimu sendiri. Pelajaran apa yang kamu kuasai dan pelajaran apa yang tidak begitu kamu kuasai. Sulit untuk menguasai semua materi pelajaran dalam ujian nasional. Tapi jika kita bisa memaksimalkan nilai dari mata pelajaran yang kita kuasai, peluang untuk berhasil menjadi lebih besar. Bukan berarti mengabaikan mata pelajaran yang tidak kita suka. Mata pelajaran yang tidak kita suka tetap kita persiapkan sebisanya. Selain itu pelajari medan pertempurannya (ujian nasionalnya).
Berapa banyak soal matematika, berapa banyak soal ipa dan seterusnya. Bab apa saja yang biasa keluar, seberapa sulit soalnya. Jika kamu kuat di matematika, bagaimana caranya dapat nilai penuh (benar semua) dari matematika dan jika tidak suka biologi, jawab saja sebisanya.
4. Perbanyaklah Latihan soal
Ada pepatah “Practice makes perfect”. Belajarlah dari olahragawan untuk hal ini. Semakin banyak seorang David Beckham latihan menendang bola, semakin besar peluang dia untuk mencetak gol. Semakin banyak kamu latihan soal, semakin besar peluang kamu bisa mengerjakan soal ujian. Latihan soal dapat memberikan kita gambaran seperti apa kondisi saat kita nanti ujian. Berapa banyak soalnya, dan berapa waktu yang kamu butuhkan untuk menyelesaikannya. Sehingga kamu bisa lebih siap menghadapi ujian nasional tersebut. Agar guru disekolah dapat sering melakukan latihan soal tanpa harus menghabiskan banyak waktu untuk memeriksanya, gunakan scanner ljk yang akurat.
5. Belajar kelompok
Belajar kelompok adalah cara yang paling efektif untuk mempelajari banyak materi dalam waktu yang relatif lebih singkat. Teknik ini mungkin tidak terlalu populer di anak SMA dan SMP, apalagi SD. Tapi untuk mahasiswa dari perguruan tinggi seperti ITB, UGM dan UI, teknik belajar kelompok bisa dibilang WAJIB agar bisa berhasil di kuliah. Jangan malu untuk belajar dari teman sendiri, dan bagi kamu yang merasa pintar jangan pelit untuk berbagi ilmu. Semakin banyak dirimu mengajarkan teman-temanmu, semakin bertambah ilmu yang kamu miliki. “Mengajar” adalah teknik paling jitu untuk “Belajar”.
6. Mohon doa restu dari orang tua
Sebelum belajar ataupun nantinya berangkat untuk ujian, jangan lupa untuk meminta doa orang tua.
Semoga sukses di Ujian Akhir Nasional nanti ;) !